Makanan yang Dapat Meredakan Kabut Otak dengan Cepat

Kabut otak, juga dikenal sebagai kelelahan otak, sering terjadi karena kurang tidur, stres, obat-obatan tertentu, gangguan neurologis, dan menopause. Kabut otak dapat berupa episode kebingungan mental ringan hingga berat yang terjadi tanpa peringatan.

Orang yang menderita kabut otak umumnya mengalami kurangnya fokus, daya ingat yang buruk, dan berkurangnya ketajaman mental. Meskipun ada banyak makanan penuh nutrisi yang dapat membantu membersihkan kabut otak, beberapa makanan sangat efektif. Berikut adalah enam makanan berenergi yang dikemas dengan fitonutrien yang meredakan kabut otak.

Ashwagandha

Ashawagandha (Withania somnifera) adalah ramuan penting yang secara tradisional digunakan dalam banyak obat-obatan ayurveda. Ini digunakan untuk mengobati berbagai penyakit dan dianggap sebagai tonik saraf yang kuat. Banyak penelitian ilmiah telah menunjukkan sifat adaptogenik atau anti-stresnya, yang membantu mengurangi stres dan kecemasan dengan meningkatkan kadar GABA (asam gamma-aminobutirat).

GABA, senyawa penghambat utama dalam sistem saraf pusat vertebrata dewasa, adalah neurotransmitter yang menenangkan. GABA juga memiliki efek anxiolytic dan meningkatkan tingkat energi dan kesehatan mitokondria. Anda dapat menambahkan 1 sendok makan bubuk akar ashwagandha ke dalam smoothie Anda untuk menghilangkan kabut otak dengan cepat.

Biji Chia

Awalnya tumbuh di Meksiko, chia berarti “kekuatan” dalam bahasa Maya. Dan, kekuatan adalah apa yang dibutuhkan otak Anda ketika Anda menderita kabut otak. Biji chia adalah sumber yang kaya akan lemak omega-3, yang penting untuk perkembangan otak, fungsi neuron, dan kejernihan mental.

Meskipun asam lemak omega-3 biasanya ditemukan dalam makanan laut, biji chia adalah alternatif yang sempurna untuk vegan dan vegetarian. Karena biji-bijian ini dapat mengentalkan smoothie ketika ditambahkan, yang terbaik adalah memulai dengan 1 sendok teh dan kemudian meningkatkan kuantitas berdasarkan preferensi tekstur Anda.

Minyak MCT

Mengkonsumsi beberapa jenis lemak sebenarnya dapat membantu menurunkan berat badan sekaligus meningkatkan kesehatan otak Anda. Minyak MCT (trigliserida rantai menengah), juga dikenal sebagai asam lemak rantai menengah, adalah suplemen yang fantastis karena tubuh Anda dengan cepat memetabolisme lemak ini menjadi keton, yang secara efektif menekan penumpukan lemak.

Lebih penting lagi, minyak MCT juga dapat menyediakan sumber energi alternatif bagi neuron dan membantu melindungi otak. Penelitian menunjukkan bahwa minyak MCT mungkin memiliki efek terapeutik pada pasien dengan penyakit Alzheimer dengan mendukung kejernihan mental dan memori.

Ketika Anda membeli minyak MCT, pastikan minyak tersebut mengandung konsentrasi lemak rantai pendek yang lebih tinggi (lebih banyak C8 daripada C10). Itu karena lemak rantai pendek dengan cepat diubah oleh tubuh menjadi energi yang cepat dan dapat digunakan. Menambahkan 1 sendok teh minyak MCT ke smoothie Anda per hari dianggap ideal karena terlalu banyak MCT dapat mengganggu perut Anda.

Maca

Meskipun maca adalah tanaman yang tumbuh di Peru tengah di Pegunungan Andes, maca mudah tersedia dalam bentuk bubuk. Tanaman ini terkait dengan lobak dan akarnya digunakan untuk menyiapkan obat-obatan untuk mengobati sindrom kelelahan kronis (CFS) dan untuk meningkatkan energi, stamina, kinerja atletik, memori dan mengatur pelepasan kortisol.

Maca juga dimakan dengan cara dipanggang atau dibakar, disiapkan sebagai sup, dan digunakan untuk membuat minuman fermentasi yang disebut maca chicha. Akar maca mengandung banyak bahan kimia, termasuk asam lemak dan asam amino. Maca memiliki rasa karamel dan seperti malt yang berbeda dan Anda cukup menambahkan bubuk akar tanah ke dalam smoothie atau shake.

Serbuk Sari Lebah

Bee pollen adalah bola serbuk sari yang telah dipanen dari bunga dan dikemas oleh lebah madu pekerja menjadi pelet. Selain kaya akan vitamin, mineral, protein, lipid, asam lemak, enzim, karotenoid, dan bioflavonoid, ia memiliki sifat adaptogenik yang meningkatkan fungsi memori dan meningkatkan kemampuan kita untuk berpikir, belajar, dan berkonsentrasi.

Bee pollen juga mengandung vitamin B tingkat tinggi, yang sangat penting untuk energi tubuh dan jalur neurotransmitter yang membantu Anda berpikir jernih dan tetap energik. Ini memiliki rasa yang halus dan manis dan membuat hiasan yang indah yang juga dapat dicampur ke dalam smoothie. Namun, orang dengan alergi serbuk sari, wanita hamil, ibu menyusui harus menghindari bee pollen.

Rhodiola

Rhodiola, juga dikenal sebagai akar emas atau akar Arktik, tumbuh di dataran tinggi di wilayah Arktik Asia dan Eropa Timur. Ia memiliki sifat adaptogenik dan antioksidan yang merangsang fungsi kognitif, mengurangi kelelahan mental, dan meningkatkan kinerja fisik. Selain sifat-sifat ini, Rhodiola juga mengandung kualitas antidepresan.

Fitonutrien yang ada dalam rhodiola memiliki dampak positif pada suasana hati dan energi Anda dengan mengatur neurotransmiter serotonin, dopamin, dan norepinefrin. Rhodiola meningkatkan sensitivitas dopamin, yang telah terbukti meningkatkan suasana hati. Namun, karena bisa agak membuat ketagihan, yang terbaik adalah beristirahat setiap dua minggu untuk memaksimalkan efektivitasnya.